Novel Corona Virus

Rapid test dilakukan dengan mengambil tetes darah untuk melihat antibodi. Dengan dilakukannya Rapid Test di banyak daerah, bakal ada lonjakan kasus eksplisit. Mengetahui kasus positif diperlukan bagi pemerintah untuk menjemput tindakan tepat dalam penanganan wabah COVID-19. WHO sedang mengkaji penelitian yang sedang berlangsung terkait cara penularan COVID-19 dan akan langsung menyampaikan temuan baru di topik ini.

Virus Covid-19

Bila dilihat dari persentase nilai kematian yang di bagi menurut golongan usia, oleh karena itu kelompok usia tahun mempunyai persentase angka kematian nun lebih tinggi dibandingkan kategori usia lainnya. Virus itu menular melalui percikan riak dari saluran pernapasan, senyampang ketika berada di ruang tertutup yang ramai dengan sirkulasi udara yang kurang baik atau kontak sinambung dengan droplet.

Itu memembuat kerusakan di area sebagaimana hipokampus, yang terkait beserta disfungsi kognitif dan perubahan perilaku yang disebabkan sama pasien yang menderita delirium. Untuk pemeriksaan radiologi, dapat dilakukan pemeriksaan rontgen (x-ray) dada dan CT-scan dada.

Sebagian besar pasien akan menunjukkan gambaran kekeruhan pada kedua paru. Selain China, coronavirus juga menyebar berdasar pada cepat ke berbagai semesta lain, termasuk Jepang, Thailand, Jepang, Korea Selatan, terutama hingga ke Amerika Sindikat. Waktu yang diperlukan semenjak tertular/terinfeksi hingga muncul tanda disebut masa inkubasi. Ketika ini masa inkubasi COVID-19 diperkirakan antara 1-14 perian, dan perkiraan ini siap berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kasus. Larang orang lain untuk mengunjungi atau mengunjungi Anda sampai Anda betul-betul sembuh. Lakukanisolasi mandiridengan cara tinggal terpisah dari orang2 lain untuk sementara ruang. Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum ataupun keramaian, termasuk saat pergi berbelanja bahan makanandan mengikuti ibadah di hari umum, misalnya Idul Adha.

Kesehatan