Kecanduan Internet dan Bahaya Tersembunyi Anak dan 15 Tanda Peringatan

Timothy berusia dua belas tahun ketika orang tuanya membelikannya komputer untuk kamar, berpikir itu akan membantunya mengerjakan pekerjaan rumahnya, saat ia memasuki sekolah dasar. Timothy segera menggunakan Internet dan segera menemukan ruang obrolan dan email. Awalnya, orang tua Timothy secara teratur memantaunya untuk memastikan dia menggunakan Internet dengan aman. Setelah beberapa saat, mereka berhenti memantau kebiasaan online-nya. Namun, masalah segera muncul. Timothy mulai menghabiskan seluruh waktu luangnya di kamar tidurnya, dan menjadi depresi ketika diminta untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya. Nilai rata-ratanya turun dari A ke D dan dia menjadi mudah tersinggung dan mudah tersinggung ketika dia jauh dari komputernya. Timothy berisiko tinggi untuk kecanduan internet.

Komputer telah lama digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan. Lebih dari 20% anak-anak sekarang memiliki komputer di kamar mereka sendiri dan melalui Internet memiliki akses ke sumber informasi dan interaksi yang tidak terbatas. Namun, risiko kecanduan sangat besar di antara anak-anak yang terpapar Internet tanpa pedoman orang tua yang kuat.

Penggunaan internet yang berlebihan di kalangan anak-anak dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, sakit kepala dan kesehatan umum karena kurangnya aktivitas fisik. Anak-anak mungkin menjadi tidak adaptif secara sosial dan kurang mampu berkomunikasi dengan baik dengan teman dan keluarga. Pedofil dapat dan memang menargetkan anak-anak secara online. Ada risiko tinggi bahwa anak-anak yang menggunakan Internet secara berlebihan akan terpapar konten seksual yang tidak pantas serta penipuan. Bermain game dan penggunaan layanan online secara berlebihan juga dapat mengakibatkan anak menghabiskan uang tanpa sepengetahuan orang tuanya. Terakhir, mayoritas game online populer menggambarkan penggunaan kekerasan yang berlebihan. Melihat kekerasan sepele di dunia maya, seperti televisi atau internet telah dikaitkan dengan peningkatan yang signifikan dalam perilaku kekerasan di kalangan pemirsa muda.

Jadi, apa saja tanda-tanda peringatan kecanduan internet? Psikolog dan media telah menyusun daftar tanda peringatan untuk kecanduan internet:

1. Internet sering digunakan sebagai cara untuk melarikan diri dari masalah atau menghilangkan perasaan stres.

2. Anak Anda sering kehilangan waktu saat online.

3. Tidur dikorbankan untuk kesempatan menghabiskan lebih banyak waktu online.

4. Anak Anda lebih suka menghabiskan lebih banyak waktu online daripada dengan teman atau keluarga.

5. Dia berbohong kepada anggota keluarga dan teman tentang jumlah waktu atau sifat berselancar yang dilakukan di Internet.

6. Anak Anda menjadi mudah tersinggung jika mereka tidak diizinkan mengakses Internet.

7. Dia telah kehilangan minat pada aktivitas yang dulu mereka rasakan menyenangkan sebelum mendapatkan akses online.

8. Anak Anda membentuk hubungan baru dengan orang-orang yang mereka temui secara online.

9. Mereka memeriksa email mereka beberapa kali sehari.

10. Dia telah mengkompromikan hubungan, prestasi atau kesempatan pendidikan karena Internet.

11. Anak Anda tidak mematuhi batas waktu yang ditetapkan untuk penggunaan Internet.

12. Mereka sering makan di depan komputer.

13. Anak Anda mengalami gejala putus zat antara lain: gelisah, gelisah, atau berjabat tangan setelah lama tidak menggunakan Internet.

14. Anak Anda sibuk kembali online saat jauh dari komputer.

15. Mereka kesulitan membedakan antara dunia maya dan dunia nyata.

Sangat penting bagi orang tua untuk mengidentifikasi kecanduan internet di antara anak-anak mereka pada usia dini dan menetapkan batasan penggunaan Internet mereka. Artikel saya berikutnya akan memberikan kontrak non-omong kosong yang dapat digunakan orang tua dengan anak-anak mereka untuk menetapkan batasan dan batasan penggunaan Internet.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *